Organisasi Kesehatan Sedunia atau WHO telah menaikkan tingkat kewaspadaan pandemi flu babi, seraya memperingatkan pandemi bisa terjadi kapan saja.
Hari Rabu di Jenewa, direktur jenderal WHO Margaret Chan minta negara-negara di dunia agar tetap berada pada kewaspadaan tinggi dan mengaktifkan rencana kesiapan pendemi.
Tingkat kewaspadaan baru dari WHO itu berarti pandemi bisa terjadi kapan saja. Namun tingkat itu berada satu tingkat di bawah pernyataan pandemi – yang menurut kamus didefinisikan sebagai suatu penyakit yang merebak di satu wilayah geografis yang luas dan menjangkiti sejumlah besar penduduk.
Flu babi dipercaya telah menewaskan 159 orang dan menjangkiti sekitar 2.500 orang di Meksiko, dan Amerika mengukuhkan kematian pertama dari hampir 100 kasus virus
itu.(21.05)DUNIA
AS, SEBANYAK 65 PENDERITA DI AS BELUM ADA YANG MENINGGAL
Jumlah penderita flu babi di seluruh Amerika Serikat telah meningkat ke paling sedikit 65 orang, sementara pemerintah di seluruh dunia meningkatkan langkah untuk memerangi wabah yang telah membunuh banyak orang di Meksiko itu.
Gedung Putih hari Selasa mengatakan Presiden Barack Obama telah meminta Kongres agar menyediakan 1,5 milyar dolar untuk melawan flu babi, sementara negara bagian California, yang berbatasan dengan Meksiko, telah memberlakukan keadaan darurat untuk menghadapi wabah itu. Harian Los Angeles Times mengatakan para pejabat sedang menyelidiki dua kematian di negara bagian itu yang mungkin berhubungan dengan virus tersebut.
Walaupun Meksiko adalah pusat wabah itu, Menteri Keamanan Dalam-negeri Amerika Janet Napolitano mengatakan fokus Amerika bukan penutupan perbatasan atau melakukan pemeriksaan orang yang keluar dari Amerika. Dia mengatakan fokus pemerintah Amerika adalah pengurangan dampaknya, dan satuan tugas khusus sedang dibentuk untuk menanggulangi wabah itu.
Meksiko adalah satu-satunya negara yang telah melaporkan korban jiwa akibat flu babi, dan lebih 150 orang telah meninggal akibat flu babi. Tetapi, penderita manusia virus itu juga sudah dikukuhkan di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Costa Rica, Israel, Spanyol, dan Selandia Baru. Negara-negara lain, termasuk Australia, Perancis, Denmark, dan Korea Selatan, sedang menyelidiki kemungkinan penderita.(20.00)
DUNIA
Wabah flu babi sedunia telah menimbulkan dampak besar terhadap ekonomi global yang sedang mengalami kesulitan.
Wisatawan dan perusahaan perjalanan telah membatalkan atau menangguhkan perjalanan ke Meksiko, pusat wabah tersebut. Tiga perusahaan pelayaran wisata yang besar – Royal Caribbean, Norwegian Cruise Line dan Carnival Cruise Line – telah menghentikan kunjungan ke pelabuhan Meksiko.
Harga babi di bursa produk peternakan di Chicago turun tajam untuk kedua harinya berturut-turut hari Selasa, karena Tiongkok dan beberapa negara lain melarang impor daging babi dari Kalifornia dan negara-bagian lain Amerika dimana flu babi telah dilaporkan. Larangan itu dikenakan walaupun para pakar kesehatan telah mengatakan bahwa flu babi tidak dapat ditularkan melalui makanan.(16.00)
FINANCE
IHSG NAIK TAJAM TEMBUS KE LEVEL 1700.
akarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan yang luar biasa dan berhasil menembus level 1.700. Transaksi perdagangan juga mencapai Rp 5,8 triliun.
Investor mendapat kepercayaan dari sentimen positif bursa regional yang menderu setelah Bank Sentral AS menyatakan optimismenya terhadap perekonomian AS.
Sentimen positif dari keluarnya laporan keuangan emiten turut mendukung penguatan IHSG yang signifikan pada hari ini.
Pada perdagangan Kamis (30/4/2009), IHSG ditutup menguat tajam hingga 78,581 poin (4,78%) ke level 1722,766. Indeks LQ 45 naik 16,708 poin (5,14%) ke level 341,725.
Perdagangan berjalan sangat ramai dengan transaksi mencapai 151.192 kali pada volume 20.140 miliar lembar senilai Rp 5,871 triliun. Sebanyak 152 saham naik, 39 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih menjadi pemimpin, dengan kenaikan Rp 100 menjadi Rp 1.480 dan frekuensi transaksi 10.088 kali senilai Rp 969,9 miliar.
Saham Astra International (ASII) justru menguat tajam hingga Rp 2.250 menjadi Rp 18.000, sehari setelah emiten tersebut mengumumkan penurunan labanya hingga 17%. CIMB iTrader masih memasang 'outperform' untuk saham ASII.
Saham-saham perbankan juga bercokol di jajaran top gainer. Saham-saham di jajaran tersebut antara lain: PGN (PGAS) naik Rp 250 menjadi Rp 2.600, BRI (BBRI) naik Rp 550 menjadi Rp 5.800, Telkom (TOK) naik Rp 200 menjadi Rp 7.850, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 250 menjadi Rp 3.125, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 175 menjadi Rp 2.775, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.050 menjadi Rp 9.000.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indika Energy (INDY) turun Rp 25 menjadi Rp 2.225, Summarecon Agung (SMRA) turun Rp 5 menjadi Rp 260, CIMB Niaga (BNGA) turun Rp 20 menjadi Rp 700.
KOREA UTARA
Amerika memperingatkan Korea Utara bahwa ancamannya untuk menguji coba lebih banyak bahan peledak nuklir hanya akan memperdalam isolasi Pyongyang.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Robert Wood hari Rabu mengatakan kepada para wartawan di Washington bahwa Korea Utara perlu berhenti membuat ancaman-ancaman semacam itu.
Hari rabu Korea Utara mengancam akan melangsungkan ujicoba nuklir dan uji coba peluncuran rudal balistik jika Dewan Keaman PBB tidak meminta maaf secepatnya atas kutukan yang dilontarkannya sehubungan peluncuran roket Korea Utara baru-baru ini.
Wood mengatakan, menurutnya Korea Utara tidak akan mendapat permintaan maaf itu dari Dewan Keamanan.
Juru bicara Amerika itu mengatakan Korea Utara perlu kembali ke meja perundingan. Menurutnya, Amerika bekerja dengan mitra-mitranya untuk meyakinkan Pyongyang agar bersedia melakukan hal itu.