Google

BERITA TERKINI TERDEPAN AKURAT CEPAT FLASH

DALAM NEGERI

NOORDIN M TOP

BURONAN KELAS SATU TEWAS DI WC KETIKA PENYERGAPAN

Polisi mengevakuasi mayat pria yang diduga Noordin M Top dari rumah Muhzuhri di Beji, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Mayat itu dievakuasi sejumlah polisi dari WC rumah Muhzahri, tempat pria yang diduga kuat sebagai Noordin M Top bersembunyi, Sabtu (8/8).

Diduga Noordin tewas akibat ledakan bom yang dilakukan oleh polisi. Peristiwa evakuasi mayat buronan kelas satu mengakhiri perjuangan Tim Densus 88 dan juga akhir dari perburuan yang sudah dilakukan sejak peristiwa Bom Bali 2003. Sebuah sumber di kepolisian, mayat Noordin menggunakan ambulans akan dibawa ke Jakarta, setelah menjalani proses identifikasi.

update

EMANGGUNG, Sekitar pukul 09.50, Sabtu (8/8) tadi, polisi akhirnya memasuki rumah Muzahri yang sebelumnya beberapa kali diledakkan dan ditembaki aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

Polisi pun mendapati hanya ada satu orang di dalam rumah itu yang ditemukan tewas di kamar mandi. Dengan demikian, penggerebekan terhadap rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian teroris paling diburu, Noordin M Top itu berakhir sudah.

Kini polisi sudah terlihat lebih santai. Garis polisi sudah dipasang di rumah itu, sementara warga dan wartawan juga lebih leluasa mendekat, meski tetap tidak bisa memasuki rumah tersebut.

Meski demikian, sampai saat ini belum diperoleh keterangan pasti, apakah korban tewas itu adalah Noordin M Top atau bukan. Tentang identitas dan ciri-ciri korban sampai saat ini juga belum diperoleh.

Memang, sejak kemarin beredar rumor bahwa orang yang bersembunyi di rumah itu adalah Noordin M Top, gembong teroris asal Malaysia yang disebut-sebut mendalangi hampir seluruh peledakan bom di Indonesia.

Saat ini, mayat korban tewas itu sudah dikeluarkan dari rumah Muzahri dan ditempatkan di sebuah rumah warga yang sebelumnya telah dikosongkan. Rumah itu sendiri dijaga ketat polisi.

Wartawan juga belum bisa mendekati rumah itu untuk melihat kondisi korban. Juga belum ada keterangan resmi pihak kepolisian mengenai identitas korban.

Tidak ada komentar:

kembali ke atas... if want in English Language please email me or leave comment, thanks, Kalau ingin memuat artikel email ya, please email to add article for this blog thanks, song_kuan@telkom.net or Peoplecares@gmail.com