Google

Pekerjaan Dihentikan, Kontraktor Tidak Akan Dibayar

Surabaya -

Dinas Permukiman Provinsi Jawa Timur menghentikan pembangunan jembatan yang ambrol di kawasan Mulyorejo, Surabaya. Selain itu, PT Waskita Karya kontraktor yang mengerjakan proyek dari dana APBN tersebut tidak akan dibayar oleh pemerintah provinsi."Proyek pembangunan jembatan tersebut kita hentikan dan kontraktor tidak kita bayar," ujar Kepala Dinas Permukiman Provinsi Jawa Timur Budi Susilo kepada wartawan seusai menghadap Plt Sekdaprov Jatim Chusnul Arifien Damuri di kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan, Jumat(12/12/2008).PT Waskita Karya ditunjuk sebagai kontraktor melalui lelang di Departemen PU. PT Waskita Karya mempunyai dua proyek di Jatim, salah satunya adalah pembanguan jembatan di Mulyorejo yang memakan tiga korban jiwa pekerja proyek tersebut. Nilai proyek untuk jembatan tersebut Rp 500 juta.Dinas Permukiman kata Budi menunjuk tim dari ITS dan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi Daerah untuk menyelidiki ambrolnya jembatan tersebut. "Kita menunjuk ITS dan LPJKD untuk menyelidiki dan memeriksa kasus tersebut. Lebih baik tim independen yang menyelidiki peristiwa tersebut," tuturnya.Pihaknya kata dia tidak berani menyimpulkan penyebab pasti ambrolnya jembatan tersebut. Namun dari data visual di lapangan yang mereka lihat, jembatan penyeberangan antar wilayah tersebut disebabkan oleh sampah dan eceng gondok. Dorongan sampah yang kuat tersebut menekan prancah yang menahan beton berusia 16-17 hari tersebut. Kemungkinannya bisa macam-macam."Ini dugaan sementara, prancah itu tidak kuat menahan sampah. Namun saya tidak bicara tanpa data. Proyek ini masih tanggung jawab kontraktor. Tapi kita tidak bisa menjustifikasi dan menvoniskan kontraktor dulu," tandasnya.Dia menambahkan para korban yang tewas tersebut otomatis akan mendapat bantuan. "Kita sudah sampaikan pada kontraktor untuk membayar hak mereka," imbuhnya

Tidak ada komentar:

kembali ke atas... if want in English Language please email me or leave comment, thanks, Kalau ingin memuat artikel email ya, please email to add article for this blog thanks, song_kuan@telkom.net or Peoplecares@gmail.com