Los Angeles -
Robot angkasa Phoenix Lander telah menjalankan misi utamanya, mengorek kemungkinan adanya kehidupan di planet Mars. Namun belum lama ini, Phoenix sempat mogok bekerja karena komputernya rusak.
Awalnya, Phoenix menggali sebuah materi dari tanah Mars. Robot canggih itu lalu mencoba mengambil gambar dan menyimpannya di komputer internal. Namun overload data membuat sang robot tak bisa melakukannya.
, ilmuwan NASA (National Aeronautics and Space Administration) yang mengkreasi Phoenix mengatakan bahwa kerusakan ini tak sampai mengakibatkan hilangnya data penting.
"Memang ada se
suatu yang hilang. Namun untungnya tidak terlalu krusial," ungkap ilmuwan Ray Arvidson yang turut menggawangi misi Phoenix ini.Gangguan ini terlacak setelah Phoenix secara abnormal mengirim data sampai 45.000 kali. Dayanya pun habis dan tak berfungsi seharian. Normalnya, sang robot seharusnya menyimpan dulu data yang didapatnya di flash memory.
Ilmuwan NASA menyatakan sudah memperbaiki kerusakan itu meski penyebabnya belum diketahui pasti. Beberapa aktivitas Phoenix pun terpaksa dibatalkan untuk memulihkan sistem seperti sedia kala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar